Menu

Blog Search

Comments

There are currently no blog comments.

"Ojek Online seperti Anak Haram, Tak Diakui tetapi Dibutuhkan"

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

PT BESTPROFIT FUTURES - JAKARTA, KOMPAS.com - Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA) bersama komunitas ojek online di DKI Jakarta mendesak pemerintah dan perusahan-perusahan aplikator untuk mengakui keberadaannya bukan sebagai mitra saja. - PT BEST PROFIT FUTURES

Rencananya tuntutan ini juga akan diangkat dalam aksi yang akan digelar di Kementerian Perhubungan dan Istana Merdeka pada Kamis. - BESTPROFIT FUTURES

Ketua FAKTA Azas Tigor Nainggolan mengatakan nasib para ojek online ini tidak menentu akibat tidak adanya regulasi yang jelas. - BEST PROFIT FUTURES

PT BESTPROFIT  - "Mereka ini seperti anak haram, tidak diakui tapi dibutuhkan. Mereka selama ini tidak sejajar padahal perjanjiannya sebagai mitra dari aplikator, tapi dalam perjalanannya justru kesulitan," ucap Azas kepada media dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu. - PT BEST PROFIT


BESTPROFIT - "Kami minta pemerintah mengakui mereka, karena selama ini sikap pemerintah tidak jelas. Regulasi untuk taksi sudah ada yang melindungi pengemudi taksi, tapi untuk driver ojek online ini tidak ada," kata Azas. - BEST PROFIT

BESTPRO - Ojek Online yang manggkal di bawah kolong flyover dekat Stasiun TebetStanly Ojek Online yang manggkal di bawah kolong flyover dekat Stasiun Tebet


BPF - Menurut Azas, pada 2015 lalu beberapa perwakilan ojek online dari Go-Jek pernah diundang makan siang oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Waktu itu mereka dijanjikan akan ada pengakuan regulasi, tapi sampai saat ini tidak ada. - PT BEST PROFIT

"Intinya kami membantu mereka untuk memperjuangkan adanya peraturan agar mengakui mereka, melindungi mereka dari pihak aplikator yang semena-mena terhadap mereka," ujar Azas. - BEST PROFIT

Go Back

Comment