Menu

Blog Search

Comments

There are currently no blog comments.

Fredrich Yunadi Minta Hakim Sumpah Pocong Perawat RSPMH

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN


PT BESTPROFIT FUTURES -  Jakarta - Terdakwa merintangi penyidikan korupsi proyek e-KTP, Fredrich Yunadi, mempertanyakan keterangan saksi perihal kondisi Setya Novanto. Fredrich menganggap, perawat Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Indri Astuti, memberikan keterangan tidak benar dalam persidangan. - BEST PROFIT

"Izin yang mulia mungkin saksi ini bisa diperiksa menggunakan lie detector atau kalau enggak sumpah pocong saja," ujar Fredrich di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis. - BEST PROFIT

Awalnya, Indri mengatakan ada luka pada siku bagian dalam dan benjolan kecil sebesar kuku di area dahi mantan Ketua DPR itu. Sementara, menurut Fredrich keterangan tersebur berbeda seperti BAP milik Indri. - BEST PROFIT

"Saudara saksi mengatakan tidak ada luka di sini (BAP)," tanya Fredrich. - BEST PROFIT

"Saya bilang Pak ada luka saya dengan rekan saya Nurul oleskan sendiri luka di siku bagian dalam. Benjolan yang sebesar kuku saya pun saya olesin betadine," ujar Indri menimpali. - BEST PROFIT

Halangi Pemeriksaan Setya Novanto

Diketahui, Fredrich didakwa melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Pengacara yang viral atas pernyataan bakpao itu dianggap melakukan upaya terhadap Novanto agar menghindari panggilan KPK sebagai tersangka korupsi e-KTP saat itu. - BEST PROFIT

Fredrich bekerjasama dengan Dokter Bimanesh Sutarjo, dokter ahli spesialis penyakit dalam di RSMPH, dengan memesan kamar VIP nomor 323 di lantai 3 RSMPH dan melakukan diagnosa tanpa pemeriksaan terlebih dahulu. - BEST PROFIT

Go Back

Comment