Menu

Blog Search

Comments

There are currently no blog comments.

Supaya Otak Tidak Lemot, Konsumsi Karbohidrat Saat Sarapan

PT BESTPROFIT FUTURES - Sarapan seringkali bukan jadi prioritas kaum urban yang sibuk. Kalau pun perut terasa lapar, terkadang kita "mengganjal perut" dengan makanan apa saja yang ditemui. Padahal, menu sarapan yang bergizi merupakan bahan bakar bagi otak. - PT BEST PROFIT FUTURES

BESTPROFIT FUTURES - "Otak itu untuk bekerja secara optimal membutuhkan nutrisi, nutrisi yang diperlukan otak untuk bekerja berasal dari makanan yang mengandung karbohidrat," kata Dr Samuel Oetoro, Spesialis Gizi Klinik kepada Kompas Lifestyle di Jakarta, Selasa . - BEST PROFIT FUTURES

PT BESTPROFIT - Maka jangan heran, jika menu sarapan Anda tidak mengandung karbohidrat, kemampuan otak pun menjadi lambat, alias lemot.  Untuk fungsi otak yang optimal, Samuel menyarankan agar kita tetap mengonsumsi karbohidrat minimal 120 gram per hari. - PT BEST PROFIT

BESTPROFIT - Jenis karbohidrat yang disarankan adalah karbohidrat kompleks yang berasal dari nasi merah, ubi, atau kentang yang dikonsumsi bersama kulitnya. -  BEST PROFIT

BESTPRO - Pola makan yang juga bisa menyebabkan kemampuan otak menurun adalah diet karbohidrat karena menganggap zat gizi makro ini tidak sehat. "Mau diet supaya langsing dengan tidak memakan karbohidrat itu salah, karena otak itu untuk membutuhkan tenaga sumbernya dari karbohidrat yang dikonsumsi," katanya. - BPF

PT BESTPROFIT  - Kalau otak mendapat cukup nutrisi, maka kita pun bisa berpikir, bergerak, dan bertindak dengan optimal. - BEST PROFIT

Go Back

Comment