Menu

Blog Search

Comments

There are currently no blog comments.

Tak kebayang, harga 4 garam ini bisa menyamai emas

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN

PT BESTPROFIT FUTURES -  Garam, salah satu bumbu dapur terpenting dalam memasak, identik dengan harga yang terjangkau.

Dahulu, pada abad pertengahan, harga garam pernah melejit sangat mahal sehingga hanya kalangan bangsawan saja yang memilikinya dalam jumlah banyak. Bahkan, di beberapa negara, garam pernah dijadikan sebagai mata uang untuk membeli keperluan sehari-hari karena nilai jualnya yang terlampau tinggi.

Namun, sekarang garam memiliki harga yang terjangkau bagi seluruh kalangan. Kini, garam juga mudah didapat, baik di toko bahkan di warung dekat rumah sekalipun.

Umumnya, garam yang kita kenal mungkin garam yang diolah secara tradisional seperti penguapan dengan sinar matahari atau perebusan sehingga memiliki harga yang terjangkau. Tapi, tahu tidak kalau kini ada berbagai variasi garam yang berbeda?

Garam-garam tersebut tak hanya digunakan dalam memasak, namun juga bisa digunakan sebagai obat-obatan. Harga yang ditawarkan pun fantastis, menembus angka ratusan ribu Rupiah per 1,2 ons jar.

Kira-kira garam apa ya yang dijual dengan harga mahal tersebut? Melansir laman Successstory.com, berikut uraiannya:


1. Kamebishi Soy Salt

Dengan campuran banyak rasa seperti rumput laut, sauvy, meaty, dan bready, garam ini menjadi salah satu konsep yang agak baru. Garam yang dibuat di Jepang ini digunakan untuk membumbui segala jenis makanan, baik itu ikan, sayuran, atau telur. Garam ini bernilai USD 17,25 atau Rp 238.782 per 1,2 ons jar (Rp 13.842 per USD).


2. Hana Flake

Garam yang memiliki warna putih es dan berbentuk piramida pipih ini, digunakan sebagai bumbu untuk berbagai hidangan Jepang. Hana Flake dapat bersinar di bawah sinar matahari dan memiliki aroma yang artistik. Garam ini bernilai USD 17,25 atau Rp 238.782 per 1,2 ons jar.

3. Korean Oyster Bamboo

Korean Oyster Bamboo merupakan garam laut yang dipanggang dalam bambu silinder dan keramik tanah liat. Pemanggangan dilakukan beberapa kali untuk memberi warna abu-abu pada garam.

4. Amethyst Bamboo

Garam ini disiapkan dengan menggunakan bambu silinder dan tanah liat kuning Loess, dan kemudian dipanggang. Bambu dan tanah liat yang dipanggang, meninggalkan garam yang memiliki berbagai mineral dan polifenol.

Go Back

Comment